Y@y@n’s Blog

PRINTER BUBBLE JET

Posted on: November 29, 2008

dalam kuliah mekatronika saya mendapat tugas untuk meneliti alat tentang mekatronika. Dan saya memilih printer . Laporannya dapat dilihat di bawah ini…

Bahan-bahan referensi yang saya gunakan dari banyak buku-buku mekatronika dan dari internet..

I. PEMBAHASAN

Printer bubble jet bekerja mencetak tulisan dengan cara memasukkan satu demi satu titik tinta cair ke area tulisan / gambar. Bubble jet adalah brand milik Canon. Printer ini memiliki kecepatan cetak mencapai 22 ppm (peper per menit) untuk monochrome dan 14 ppm untuk warna. Kemampuan cetaknya sudah mencapai 4.800X1.200 dpi (dot per inchi) yang merupakan mutu gambaran yang dicetak di atas kertas dan ukuran kertas mencapai A3+.

A. Komponen – Komponen / Parameter Kritis Pada Printer Bubble Jet

  1. Kepala Printer

Kepala printer adalah alat yang digunakan untuk meletakkan cartridge yang terdiri dari berbagai jenis pipa semprot yang digunakan untuk menyemprotkan tinta. Pada kepala printer ini terdapat PCB yang berhubungan dengan microchip pada cartridge. Microchip ini terletak di bagian samping untuk menghindari konslet jika terjadi kebocoran tinta.

  1. Cartridges

Merupakan tempat tinta. Terdapat 2 model yaitu cartridge berwarna dan hitam. Cartridge hitam hanya diisi dengan tinta hitam dan cartridge warna memiliki 3 tempat untuk warna merah, hijau, dan biru. Pada cartridge terdapat microchip yang mengendalikan keluarnya tinta.

  1. Stepper Motor Kepala Printer

Stepper digunakan untuk menggerakan kepala printer yang terdapat cartridge kearah kiri dan kanan seiring dengan lewatnya kertas.

  1. Belt

Belt digunakan untuk menghubungkan rangkaian kepala printer dengan stepper motor.

  1. Stabilizer Bar

Rangkaian kepala printer menggunakan stabilizer bar untuk meyakinkan bahwa pergerakan di dalam printer terkontrol.

  1. Rangkaian Penggerak Kertas

Terdiri dari :

· Paper Tray

Digunakan untuk menerima kertas yang kita masukkan.

· Rollers

Digunakan untuk menggerakan kertas yang sudah di cetak agar keluar dari printer.

· Stepper Penggerak Kertas

Digunakan untuk menarik kertas dan menggerakan kertas keluar yang kemudian dilanjutkan dengan roller dan memasukan lagi kertas.

7. Interface Port

Merupakan tempat untuk menyambungkan printer dengan sumber arus dan komputer. Sebagian printer port untuk menghubungkan printer dengan komputer menggunakan USB tipe B.

8. Control Circuitry

Digunakan untuk mengontrol semua operasi aspek mekanik, dan untuk menerima informasi yang diberikan oleh komputer.

Sensor, Pengendalian, dan Aktuator

1. Sensor

Dalam printer ini yang berfungsi sebagai sensor adalah PCB yang berfungsi untuk menerima perintah ”OK” atau ”CANCEL” yang diberikan oleh pengguna komputer saat ingin mencetak pada printer. Perintah ini diterima oleh printer oleh USB port.

2. Pengendali

v Pengendali Percakapan

Dalam hal ini percakapan di artikan sebagai hubungan atau interaksi. Pengendali percakapan dalam printer berupa interface port. Dimana interface port ini mengendalikan hubungan antara printer dengan komputer dan sumber arus. Jika salah satu tidak terhubung maka ”percakapan” tidak akan berlangsung dengan baik, bahkan printer tidak dapat mencetak.

v Pengendali Bahasa

Pengendali bahasa terdapat pada microchip yang terdapat pada cartridge yang terhubung pada kepala printer. Pengendali bahasa ini mengendalikan bahasa biner dari komputer menjadi bahasa yang diinginkan pada kertas.

v Pengendali Halaman

Pengendali halaman adalah pengendali yang mengatur halaman masuk ke dalam printer, yaitu berupa stepper. Stepper akan menarik kertas satu demi satu dengan bantuan roller. Jika satu kertas sedang diproses maka stepper tidak akan menarik kertas lagi. Stepper baru akan menarik kertas lagi jika sudah ada kertas yang selesai diproses.

3. Aktuator/Penggerak

Aktuator atau penggerak dalam printer ini adalah steppernya. Ada dua stepper yaitu stepper penggerak kepala printer dan stepper penggerak kertas.

4. Input dan Output

Dalam printer input berupa ketikan pada komputer dan outputnya berupa hasil cetakan pada kertas.

5. Bagian Mekanik

Bagian mekanik berupa roller yang berputar untuk menggerakan kertas, belt yang menggerakan kepala printer, serta penyemprot tinta pada cartridge.

Kelebihan Printer Bubble Jet

· Hasil cetakannya lebih detail lembut karena resolusinya tinggi.

· Harga cetak per kertas lebih murah dibanding printer teknologi tinggi seperti printer laser, thermal wax, dan dye sublimations.

· Printer bubble jet menggunakan stochastic (penyaring FM) yang memberi mutu lebih baik dibanding printer laser ketika mencetak gambaran – gambaran fotografis. Beberapa printer bubble jet mencetakan titik lebih dari satu ukuran, sehingga penyaringan itu tidak semata-mata sebagai penyaring.

· Untuk beberapa jenis printer bubble jet cartridgenya dapat di isi ulang.

· Satu printer terdapat dua cartridge yaitu warna dan hitam, dan dapat memilih mau mencetak warna atau hitam.

Kekurangan Printer Bubble Jet

· Harga cartridge beserta tintanya yang asli sangat mahal.

· Hasil cetakan mudah rusak/luntur, karena tintanya digunakan memiliki kandungan air yang cukup tinggi.

· Beberapa cartridge memiliki microchip yang dapat menampilkan kondisi tinta. Namun terkadang walau kondisi tinta ada, microchip mengirim pesan bahwa tinta kosong sehingga pengguna tidak dapat mencetak. Hal ini dikarenakan karena jumlah tinta tidak mencukupi batas limit.

· Cartridge yang baik tidak akan menampilkan keadaan tinta penuh pada layar monitor jika tinta yang diisikan bukan tinta yang asli.

Cara Kerja

1. Tahap Persiapan

Tahap persiapan dimulai ketika printer dihubungkan dengan sumber arus dan komputer melalui interface port dan kertas diletakan pada peper tray.

2. Tahap Pengaturan

Tahap dimana kita mengatur bagian mana yangakan dicetak. Untuk printer ini kita dapat memilih kualitas cetak berupa pilihan high, standart, ekonomi atau costum. Warna yang akan kita gunakan bisa warna atau hitam saja. Serta apakah hasil yang akan kita cetak akan berwarna seperti aslinya atau kita buat menjadi hitam putih. Kita juga dapat mengatur ukuran serta posisi kertas.

3. Tahap Mencetak

Tahap ini dimulai ketika pengguna sudah yakin dengan pengaturannya dan memilih ”OK” pada kotak dialog print pada komputer. Kemudian komputer akan mengirimkan data ke printer melalui kabel USB dalam bentuk bilangan – bilangan biner yan akan diterima komputer melalui port USB dan dilanjutkan ke PCB yang terdapat pada printer. PCB inilah yang kemudian yang akan menerima segala informasi dari komputer serta mengatur segala pergerakan printer. PCB akan mengirim perintah ke stepper penggerak kertas dan stepper penggerak kepala printer. Setelah stepper penggerak kertas menerima perintah maka ia akan menarik kertas dengan memutar roller dan stepper kepala printer akan menggerakan kepala printer ke kanan dan kiri dengan bantuan belt. Dengan bergeraknya kepala printer, cartridge akan mengeluarkan tinta dan dicetakan pada kertas dengan bantuan dari PCB yang terdapat pada kepala printer yang terhubung dengan microchip pada cartridge bilangan biner dari komputer dapat tercetak menjadi huruf – huruf yang sesuai.

4. Tahap Finishing

Tahap dimana kertas yang sudah dicetak dikeluarkan dengan bantuan roller dan kemudian diterima oleh papper tray.

PENDAHULUAN

Saat ini kebutuhan akan mensetak suatu karya tulis ataupun gambar sudah sangat umum. Pada jaman dahulu kita biasa menggunakan mesin ketik, tapi sekarang kita tinggal mengetiknya pada komputer atau note book dan mencetaknya dengan bantuan alat yang bernama printer. Printer dapat digunakan untuk mencetak tulisan ataupun gambar.

Printer sekarang sudah banyak berkembang dan banyak macamnya. Saat ini jenis – jenis printer dan alat cetak yang ada antara lain:

1. Printer Dot-Matrix

Printer ini masi beresolusi rendah dan ketika sedang mencetak suaranya cenderung keras serta kualitas gambarnya kurang baik karena gambar yang tercetak akan terlihat seperti titik-yitik yang saling berhubungan. Hal tersebut bisa terjadi karena printer ini dalam mencetakan hasilnya di kertas masih menitikkan tinta ke atas kertas dengan alat yang menyerupai ”jarum”. Printer ini hanya dapat digunakan dalam komputer yang berbasis DOS.

2. Printer Inject atau Bubble Jet

Printer inject atau bubble jet menggunakan tinta dan kualitas cetaknya sudah cukup bagus, serta dapat untuk mencetak warna. Printer ini juga tidak menimbulkan bunyi ketika dipakai karena sudah tidak lagi menitikkan tinta melainkan mencetakkan tinta.

3. Printer Laser

Printer ini memiliki prinsip kerja yang hampir sama dengan mesin fotocopy. Kualitas cetaknya juga sudah lebih baik dari kedua printer diatas. Hasil cetakannya cepat kering dan tidak mudah luntur karena tidak menggunakan tinta cair, tetapi dengan bubuk tinta, yang sering disebut toner. Printer ini ada 2 macam, yaitu printer untuk toner hitam dan printer untuk toner warna.

4. Plotter

Plotter merupakan salah satu alat pencetak gambar teknik. Plotter menggunakan tinta/pen untuk membuat cetakan. Alat ini dapat mencetak gambar berdasarkan urutan pembuatan gambar/layer. Seperti jika menggambar langsung di atas kertas, plotter mampu membuat gambar dari ujung kertas yang satu ke ujung kertas lainnya dan kembali ke ujung kertas semula. Hal ini dapat terjadi karena karena plotter memiliki kemampuan pengulangan atau kemampuan untuk kembali ke suatu titik yang telah diplot sebelumnya dengan tingkat akurasi yang tinggi.

5. Dye Sublimation

Printer ini memiliki kemampuan mencetak dengan hasil cetakan menyerupai film, meskipun harganya masih cukup mahal. Walaupun saat ini printer ini belum dapat mencetak dalam ukuran besar. Printer ini dapat digunakan langsung dengan kamera tanpa pengantara komputer. Karena selain dilengkapi dengan konektor USB, printer ini juga dilengkapi dengan card reader. Kini juga sudah tersedia printer foto portable yang dapat juga digunakan sebagai slide show.

6. Thermal Transfer Printer

Thermal transfer printer adalah printer inject atau bubble jet yang berteknologi tinggi dan bekerja dengan pedoman suatu cartridge yang kecil secara elektrik memanaskan ruang-ruang cartridge yang dibangun oleh photolithography. Untuk menghasilkan suatu cetakan printer ini bergerak seperti denyut nadi dari arus melalui unsur pemanas yang menyebabkan suatu ledakan uap air di dalam ruangan itu untuk membentuk suatu gelembung, yang menggerakan suatu droplet dari tinta ke kertas.

Demikian sebagian alat-alat cetak yang ada, tetapi dalam kehidupan sehari-hari yang paling banyak diminati adalah printer bubble jet, maka kelompok kami akan membahas printer bubble jet.




Aplikasi dalam industri

Produk printer banyak dikembangkan secara luas untuk berbagai macam perindustrian. Contoh perindustrian yang menggunakan alat ini dalam perkembangannya adalah:

  1. Industri percetakan

Produk berupa printer dalam industri percetakan sangat diperlukan untuk mencetak gambar ataupun foto yang ingin dicetak oleh pengguna jasa percetakan. Dengan adanya printer maka akan lebih mudah untuk mencetak gambar. Contoh industri ini adalah percetakan foto.

  1. Industri jasa

Sebagian besar industri jasa yang ada memerlukan printer sebagai alat untuk mencetak bukti pembayaran ataupun transaksi yang telah dilakukan oleh konsumen yang dilayaninya. Contoh industri jasa ini adalah jasa perbankan, dan sebagainya.

3. Industri-industri lainnya yang memerlukan alat untuk mencetak gambar ataupun tulisan untuk tujuan tertentu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: